Uncategorized

Panglima TNI :Leopard Belum Final

leopard

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA Tentara Nasional Indonesia(TNI) mempertimbangkan untuk membeli tank buatan dalam negeri. Hal tersebut menyusul adanya rencana pembelian tank Leopard buatan Belanda.

“Kan ada aturannya, begini, kalau bisa diproduksi dalam negeri, harus di dalam negeri. Kalau tidak bisa harus join production. Kalau tidak bisa baru beli dari luar negeri. Itu ada pedomannya. Harus kita ikuti saja,”ujar Panglima TNI, Laksamana Agus Suhartono di gedung DPR, Jakarta, Senin(30/1/2012).

Menurut Panglima, pihaknya sangat setuju apabila nantinya bisa membeli produk tank dalam negeri, terlebih lagi buatan PT. Pindad.

“Itu salah satu opsi juga, bisa kita pertimbangkan. Bagus sekali kalau bisa dalam negeri,”jelasnya.

Rencana pembelian tank Leopard sendiri kata Panglima hingga saat ini belum mencapai titik finalisasi.

“Kan memang belum final,”pungkasnya.

About mgun7

Not special but Limited edition

Diskusi

2 thoughts on “Panglima TNI :Leopard Belum Final

  1. You’re so interesting! I don’t suppose I’ve truly read anything like this before. So wonderful to find another person with a few genuine thoughts on this subject. Seriously.. thank you for starting this up. This site is one thing that is needed on the internet, someone with a bit of originality!

    Posted by codes for facebook credits | Agustus 6, 2013, 8:24 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KATEGORI

DAFTAR ISI

Follow Us on Twitter

RSS Mr. Memble

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS detik.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.